RiauKepriUpdate || KAMPAR, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai sex education (pendidikan seksual) dan bahaya judi online (judol) kepada siswa-siswi di SMPN 01 Gunung Sahilan, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga diri dalam pergaulan serta meningkatkan kesadaran terhadap dampak negatif judi online di kalangan pelajar.

Sosialisasi ini dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2026 di SMPN 01 Gunung Sahilan dan diikuti oleh kelas 8 dan kelas 9. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa KKN UMRI sebagai pemateri dan pendamping kegiatan, serta pihak sekolah yang turut mendukung pelaksanaan sosialisasi.
Dalam penyampaian materi sex education, mahasiswa memberikan edukasi yang disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman siswa. Materi yang diajarkan mencakup pentingnya mengenali dan menjaga batasan diri, menjaga tubuh, menghargai diri sendiri dan orang lain, serta membangun pergaulan yang sehat.
Mahasiswa juga menekankan pentingnya keberanian siswa untuk menolak tindakan atau ajakan yang tidak pantas serta mencari bantuan kepada orang yang dipercaya apabila menghadapi situasi yang membuat mereka tidak nyaman. Edukasi tersebut diberikan untuk mencegah terjadinya masalah dan memastikan agar siswa memiliki pengetahuan yang tepat dalam menghadapi berbagai persoalan pergaulan.
Selain pendidikan seksual, mahasiswa UMRI juga memberikan sosialisasi mengenai bahaya judi online. Para siswa diberikan pemahaman mengenai bagaimana judi online dapat memengaruhi kehidupan seseorang, terutama apabila dilakukan secara terus-menerus dan menimbulkan ketergantungan.
Materi mengenai judi online mencakup berbagai dampak negatif yang dapat ditimbulkan, seperti kecanduan, kerugian finansial, terganggunya konsentrasi belajar, serta munculnya permasalahan dalam lingkungan keluarga dan sosial. Mahasiswa juga mengajak siswa untuk tidak mudah percaya terhadap promosi atau ajakan bermain judi yang beredar melalui media sosial dan internet.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan komunikatif. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan pendapat terkait materi yang disampaikan. Pendekatan tersebut dilakukan agar siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah edukatif bagi generasi muda untuk memahami pengetahuan mengenai pergaulan yang sehat serta penggunaan teknologi secara bijak. Mahasiswa UMRI juga berharap siswa dapat lebih memahami risiko yang muncul dari perilaku negatif, termasuk judi online, dan mampu mengambil keputusan yang lebih tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau berpartisipasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, sehat, dan sadar terhadap perkembangan persoalan sosial di era digital.
Sumber: Kelompok 122 mahasiswa KKN 2026/ https://umri.ac.id/ Universitas Muhammadiyah Riau












