Mahasiswa KKN UMRI Sulap Absensi Perpustakaan Desa Pulau Gadang Jadi Digital, Dongkrak Efisiensi Administrasi Warga

KAMPAR — Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah masyarakat dituntut untuk mampu memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan di akar rumput. Hal inilah yang dibuktikan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 124 saat menjalankan pengabdian di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

​Mereka berinovasi merancang sistem daftar pengunjung perpustakaan berbasis digital. Langkah modernisasi ini digagas untuk menggantikan metode pencatatan konvensional yang selama ini masih mengandalkan buku tulis manual, yang dinilai kurang efektif dan rentan terhadap risiko kehilangan atau kesalahan rekapitulasi data.

​Perwakilan mahasiswa KKN UMRI Kelompok 124 menjelaskan bahwa transisi menuju sistem digital ini dirancang agar jauh lebih praktis, baik bagi pengunjung maupun bagi pengelola perpustakaan desa. Melalui platform digital tersebut, setiap warga yang datang dapat mengisi daftar hadir dengan cepat dan terstruktur.

​”Dengan sistem digital ini, pengunjung bisa mengisi data kunjungan lebih praktis. Pengelola perpustakaan juga sangat terbantu karena data tersusun lebih sistematis, minim risiko kesalahan catat, dan gampang dievaluasi untuk melihat sejauh mana tingkat kunjungan serta minat baca warga desa,” ungkap perwakilan kelompok mahasiswa.

​Bukan sekadar proyek seremonial, program ini dirancang memiliki keberlanjutan jangka panjang. Rangkaian kegiatan ditutup dengan proses serah terima sistem digitalisasi daftar pengunjung secara resmi kepada perangkat Desa Pulau Gadang. Tujuannya agar aplikasi maupun alur pencatatan modern tersebut tetap bisa dioperasikan dan dirawat secara mandiri oleh pengelola lokal meskipun masa tugas mahasiswa KKN di desa tersebut telah purna.

​Pemerintahan desa menyambut baik inisiatif tersebut karena sejalan dengan visi percepatan transformasi digital hingga ke pelosok pedesaan. Hadirnya sistem administrasi berbasis teknologi ini membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat mampu menghadirkan terobosan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

​Melalui karya nyata ini, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 124 tidak hanya menjalankan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga meninggalkan jejak positif yang memperkuat kualitas pelayanan publik di Desa Pulau Gadang.

​“Dari Desa untuk Kemajuan, Melalui Digitalisasi Menuju Pelayanan yang Lebih Modern.”

​Sumber: Kelompok 124 Mahasiswa KKN 2026 Universitas Muhammadiyah Riau

Link : https://umri.ac.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top