SIAK, RIAUKEPRIUPDATE.com — Sebagai wujud nyata kontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan sektor pertanian lokal, Kelompok 7 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan program kerja inovatif berupa pemanfaatan pestisida nabati. Kegiatan sosialisasi dan penyerahan produk ini dipusatkan di Dusun 2, Desa Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, pada Senin (31/8/2026) mulai pukul 12.00 WIB.

Program yang digagas oleh para mahasiswa ini mendapat sambutan yang sangat hangat dan apresiasi positif dari Kepala Desa beserta jajaran perangkat Desa Benteng Hilir. Kehadiran para mahasiswa di kantor desa membawa angin segar dalam upaya mencari solusi atas tantangan pertanian yang ramah lingkungan.
Inisiatif pembuatan pestisida nabati ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk mengurangi ketergantungan petani pada bahan-bahan kimia sintetis. Melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang ada di sekitar lingkungan, mahasiswa memperkenalkan alternatif pengendalian hama yang tidak hanya aman bagi kelestarian alam dan ekosistem tanah, tetapi juga sangat praktis serta mudah diaplikasikan secara mandiri oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa turut menyerahkan produk inovasi pestisida nabati dalam kemasan botol semprot siap pakai. Kolaborasi erat antara dunia akademis dan pemerintah desa ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat luas akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem demi mewujudkan pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Siak.
Sumber: Kelompok 7 mahasiswa KKN 2026 https://umri.ac.id/ Universitas Muhammadiyah Riau










