SIAK, RiauKepriUpdate — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 32 mewujudkan komitmen pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan praktik Gerakan Pemilahan Sampah. Program edukatif ini menyasar para siswa-siswi SD Negeri 09 Empang Pandan, Senin (10/8/2026), sebagai langkah strategis untuk menanamkan budaya menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini.
Berlangsung di Lapangan SD Negeri 09 Empang Pandan, kegiatan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh sekitar 130 siswa-siswi. Kehadiran para mahasiswa disambut hangat oleh Kepala SD Negeri 09 Empang Pandan, Iskandar, S.Pd., yang didampingi langsung oleh seluruh dewan guru untuk membersamai jalannya rangkaian acara dari awal hingga selesai.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 32 tidak hanya memaparkan materi teoretis mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dari sumbernya. Para siswa juga diajak langsung turun tangan mengikuti praktik pemilahan sampah. Melalui metode partisipatif ini, anak-anak diberikan pemahaman mendalam tentang cara membedakan berbagai jenis sampah serta membuangnya sesuai kategori, sehingga ilmu yang didapat tidak berhenti pada teori semata, melainkan dapat langsung diterapkan dalam keseharian.
Gerakan Pemilahan Sampah ini diinisiasi dengan tujuan utama menumbuhkan kesadaran kolektif siswa dalam merawat lingkungan agar tetap asri sekaligus mempermudah proses pengelolaan sampah di masa mendatang. Edukasi yang diberikan sejak bangku sekolah dasar diyakini mampu membentuk kebiasaan positif serta karakter peduli lingkungan yang berjangka panjang.
Kepala SD Negeri 09 Empang Pandan, Iskandar, S.Pd., memberikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan inisiatif positif yang dihadirkan oleh para mahasiswa KKN UMRI Kelompok 32 di sekolah yang dipimpinnya.

”Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UMRI. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa karena mengajarkan mereka untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan membiasakan diri memilah sampah sejak dini,” ujar Iskandar.
Suasana interaktif dan penuh semangat tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Para siswa dengan antusias mengikuti setiap sesi penyampaian materi hingga praktik pemilahan sampah di lapangan terbuka, menjadikan momentum tersebut sebagai ruang belajar yang menyenangkan sekaligus sarana interaksi yang baik antara mahasiswa dan pihak sekolah.
Ketua KKN UMRI Kelompok 32 menyampaikan bahwa program kerja ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang sederhana namun memiliki dampak berkelanjutan bagi anak-anak.
”Kami berharap melalui kegiatan ini siswa-siswi tidak hanya mengetahui pentingnya memilah sampah, tetapi juga dapat membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan kecil seperti memilah sampah dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggal yang lebih bersih,” ungkapnya.
Pelaksanaan Gerakan Pemilahan Sampah ini berada di bawah koordinasi penanggung jawab program Faiz Alfarobi Esoma, Joody Rahmat, dan T. Nurul Amalia, yang didukung penuh oleh seluruh anggota KKN Kelompok 32 UMRI.
Melalui kolaborasi dan pengabdian ini, para mahasiswa berharap kesadaran tentang pentingnya pemilahan sampah dapat terus dijaga dan diaplikasikan oleh siswa-siswi SD Negeri 09 Empang Pandan. Langkah nyata tersebut diyakini mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus melahirkan generasi muda Kampung Empang Pandan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.
Sumber : Kelompok 32 Mahasiswa KKN UMRI 2026 https://umri.ac.id/ Universitas Muhammadiyah Riau












